MANAJEMEN PEMSARAN
“PESAING DAN MERANCANG STRATEGI BERSAING”
Phillip Kotler - Gary Armstrong
Dosen Pengampu : Tofan Tri Nugroho, SE., MM.
Moch Rofiuddin – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
PERSAINGAN SECARA UMUM
Perusahaan pada umumnya selalu berusaha mengenali pesaingnya sebaik mungkin seperti yang dilakukannya terhadap para konsumen. Analisis danevaluasi persaingan akan membantu manajemen untuk memutuskan dimana akan bersaing dan bagaimana menentukan posisi menghadapi pesaingnya pada setiappasar sasaran.Bentuk persaingan dalam pemasaran terjadi yaitu :
a.Persaingan Merk
Bentuk persaingan langsung banyak terjadi antara merk, jenis dan bentuk yang sama di pasar. Merek akan saling bersaing secara keseluruhan bahkan pada segmen pasar tertentu dari jenis atau produk tertentu.
b.Persaingan Jenis dan Bentuk Produk
Bentuk persaingan ini meliputi 2 (dua) atau lebih jenis atau bentuk produk.Persaingan antara jenis produk yang berbeda untuk kebutuhan yang sama dapat mengubah arena persaingan dengan menarik industri baru ke pasar.Pada pasar, ancaman bentuk persaingan yang baru dapat terjadi dari produk subtitusi. Contohnya yaitu penggunaan komputer untuk mengolah kata secara nyata menghilangkan penggunaan mesin ketik konvensional diperkantoran.
c.Persaingan Generik
Konsumen memiliki banyak kebutuhan dan keinginan yang harus dipuaskan. Hal ini menciptakan persaingan untuk menyediakan sumber daya yang terbatas kepada konsumen dan organisasi. Walaupun bentuk persaingan ini tidak bersifat langsung dan segencar persaingan merk,namun penentuan arena persaingan bersifat relevan.
d.Persaingan Geografi
Perhatian kepada ruang lingkup geografi dari persaingan yang sebenarnya dan yang potensial juga penting. Persaingan dapat terjadi dalam lingkup global, multi nasional, nasional, regional atau metropolitan. Biasanya para pesaing tidak selalu tepat pada daerah geografi yang sesuai dengannya.Jika perusahaan beroprasi pada pasar regional atau nsional, harus selalu memperhatikan persaringan dari perusahaan lain dari lingkup geografi yang lebih luas lagi.
Langkah-langkah ini perlu dilakukan agar analisis pesaing tepat sasaran.
1.Identifikasi Pesaing
Langkah pertama adalah identifikasi pesaing.
Langkah ini perlu dilakukan agar kita mengetahui secara utuh kondisi pesaing kita. Dengan demikian memudahkan kita untuk menetapkan langkah selanjutnya. Identifikasi pesaing meliputi:
a.Jenis produk yang ditawarkan
b.Melihat besarnya pasar yang dikuasai (market share) pesaing
c.Mengestimasi besarnyamarket shared.Identifikasi keunggulan.
2.Menetukan sasaran pesaing
Setelah kita mengetahui pesaing terdekat dan pesaing lainnya, berikut market share yang telah dikuasai, maka kita perlu tahu apa sasaran dari pesaing dan siapa yang menjadi target mereka. Selanjutnya sasaran meraka bisa saja memperbesar market share atau bisa juga meningkatkan mutu produk atau mungkin juga bertujuan untuk memetikan atau menghambat pesaing lainnya.
3.Identifikasi Strategi Pesaing Setiap
pesaing sudah pasti memeliki strategi tersendiri untuk memetikan lawannya. Semakin ketat persaingan, maka semakin canggih strategi yang dijalankan. Bukan tidak mungkin setiap strategi yang dijalankan memiliki kemiripan. Oleh karena itu, perusahaan harus pandai kapan memulai dan kapan haurs berhenti.Berbagai strategi dapat dijalankan oleh pesaing. Secara umum strategi-strategi tersebut adalah:-Strategi menyerang pesaing yang lemah terlebih dahulu.-Atau langsung menyerang lawan yang kuat, penyerangan secara gerilya terhadap kelemahan yang dimiliki pesaing.-Startegi gerilya ini dilakukan menunggu pesaing lemah.-Kemudian strategi juga dapat dilakukan dengan cara bertahan terhadap setiap serangan yang dilakukan pesaing atau dapat pula dilakukan dengan cara mengimbangi serangan yang dilakukan pesaing.
4.Strategi Menghadapi Pesaing
Strategi menghadapi pesaing sering disebut strategi menghadapi lawan dengan memasang strategi yang kompetitif. Strategi kompetitif dilakukan dengan melihat di posisi mana kita berada, sebelum kita melakukan penyerangan. Posisi ini juga akan menentukan model serangan yang akan kita lakukan.
Mengidentifikasi Pesaing
Mengidentifikasi pesaing sepertinya tugas perusahaan yang sederhana. Coca cola tahu pesaing utamanya pepsi cola. Namun cakupan pesaing aktual dan potensial perusahaan sebenarnya jauh lebih luas. Perusahaan bisa saja dikalahkan oleh pesaing baru atau oleh teknologi baru dibandingkan dengan pesaing nya saat ini.
Analisis Pesaing
STRATEGI, Sekelompok perusahaan yang menerapkan strategi yang sama atas pasar sasaran tertentu dinamakan kelompok strategis. Apabila perusahaan ingin memasuki suatu pasar maka ia perlu mengelompokkan industri yang ada berkaitan dengan mutu produk dan integrasi vertikal dan menentukan berapa jumlah perusahaan yang ada disetiap kelompok dan mempelajari strategi yang digunakan.
Tujuan Pesaing
Setelah perusahaan mengidentifikasi pesaing utamanya dan strategi mereka harus menanyakan: apa yang dicari masing masing pesaing dalam pasar, Suatu asumsi awal adalah bahwa pesaing berusaha untuk memaksimumkan laba mereka. Banyak faktor yang membetuk tujuan pesaing, termasuk ukuran, sejarah, situasi keuangan dan lain lain.
Pola Reaksi Pesaing
A. Pesaing yang santai
Pesaing yang tidak bereaksi dengan cepat terhadap gerakan lawan.
B. Pesaing yang selektif
pesaing yang bereaksi hanya terhadap jenis serangan tertentu.
C. Pesaing tak terduga
pesaing yang tidak menunjukkan reaksi terhadap lawan.
D. Pesaing harimau
pesaing yang menunjukkan reaksi yang kuat terhadap lawan pesaing nya.
Kekuatan Dan Kelemahan
Perusahaan harus mengumpulkan informasi tentang kekuatan dan kelemahan dari sumber daya yang dimiliki masing masing pesaing.
Contoh: pesaing A dihormati karena karena menghasilkan produk berkualitas tinggi namun miskin di pro viding ketersediaan dan bantuan teknis, pesaing B baik diseluruh bidang dan sangat baik dalam hal ketersediaan produk.
Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan bisa menyerang pesaing A pada produk ketersediaan dan bantuan teknis, namun tidak boleh menyerang pesaing B karena tidak memiliki kelemahan yang mencolok.
Sasaran Pesaing
Kuat melawan lemah
Kebanyakan perusahaan tujuan tembakan mereka pada pesaing lemah, karena hal ini membutuhkan lebih sedikit sumber daya per titik saham yang diperoleh. Pesaing yang kuat pun juga punya kelemahan.
Dekat melawan jauh
Kebanyakan perusahaan bersaing dengan pesaing yang mirip dengan mereka contohnya chevrolet bersaing dengan ford, bukan dengan ferari .
Baik melawan buruk
Pesaing yang baik bermain dengan aturan industri, mereka menetapkan harga dalam hubungan yang masuk akal dan mendukung industri yang sehat, sedangkan pesaing yang buruk mencoba untuk membeli saham dari pada memperolehnya , mereka mengambil resiko besar ,mereka berinvestasi secara berlebihan,dan mereka merusak keseimbangan industri.
Sistem Intelijen
Intelijen pemasaran adalah kumpulan analisis sistematika dari informasi yang tersedia secara umum mengenai pesaing dan perkembangan pasar. tehnik inteligen yakni mulai dari menanyai karyawan dan mengukur standart produk pesaing hingga meriset via internet . Sebagai contoh perusahaan secara teratur memeriksa tempat parkir, tempat parkir yang penuh menunjukkan banyak pekerjaan dan kemakmuran dan tempat parkir yang hanya terisi setengahnya mencerminkan saat saat sulit.
Menyeimbangkan Orientasi Pelanggan dan Pesaing
Menyeimbangkan orientasi pelanggan dan pesaing kami menekankan pentingnya posisi perusahaan itu sendiri bersaing sebagai pasar pemimpin, penantang, pengikut, atau nicher. Namun sebuah perusahaan tidak harus menghabiskan seluruh waktunya untuk fokus terhadap pesaing.
Merancang Strategi Bersaing
Strategi pemimpin pasar
Perusahaan yang menrapkan strategi ini memegang bagian terbesar dalam pasar dan menjadi titik pusat para pesaing.
Strategi penantang pasar
Perusahaan dengan strategi ini merupakan lawan utama pemimpin pasar. Dimana perusahaan penantang pasar mengejar pimpinan bahkan berusaha untuk melampauinya .
Strategi pengikut pasar
Setiap pasar mencoba menonjolkan keunggulan yang tersendiri kepasar sasarannya dan pengikut pasar merupakan sasaran serangan utama oleh penantang.
Strategi relung pasar
Perusahaan dengan strategi ini relung pasar pada umumnya pasar yang tidak mampu membeli produk yang dihasilkan pemimpin atau pesaing pasar. Dengan kata lain perusahan ini memiliki linkungan tersendiri tanpa dipengaruhi oleh pesaing lainnya.
.

Comments
Post a Comment