Manajemen Pemasaran
Mendefinisikan Pemasaran Abad 21
Philip Kotler :
"Manajemen pemasaran adalah seni dan ilmu memilih pasar
sasaran serta meraih, mempertahankan,
dan menumbuhkan pelanggan melalui penciptaan, penghantaran, dan pengomunikasikan
nilai pelanggan yang unggul.”
Ketika memasuki abad 21, perusahaan berkatut dengan
perubahan nilai dan orientasi pelanggan ekonomi dunia yang seret, pertumbuhan
pemasaran nirlaba, globalisasi yang sangat cepat, termasuk persaingan global,
himbauan untuk tanggung jawab etis dan sosial yang lebih besar dan sekelompok
tantangan dalam bidang ekonomi, politik dan sosial lainya.
Kebutuhan, Keinginan, dan Permintaan pelanggan
1. Barang
Barang – barang fisik merupakan bagian terbesar dari usaha
produksi dan pemasaran kebanyakan negara.
2. Jasa
Ketika ekonomi maju semakin besar porsi aktivitas ekonomi
yang berfokus pada produksi jasa.
3. Acara
Pemasar mempromosikan acara berdasarkan waktu, seperti pameran dagang, pertunjukan seni dan ulang tahun perusahaan. Acara olah raga dunia seperti olimpiade dan dan piala dunia di promosikan scara agresif baik kepada perusahaan maupun pengemar.
4. Orang
Pemasar selebriti adalah bisnis yang besar.Artis musisi, CEO, dokter, pengacara dan ahli keuangan kelas atas dan preposional lainnya di bantu orang pemasar selebriti.
5. Tempat
Kota, negara bagian, kawasan dan seluruh bangsa bersaing
secara aktif untuk menarik turis, pabrik, kantor pusat perusahaan, dan
pemukiman baru. Pemasar tempat mencakup spesialis pengembangan ekonomi, agen
real estate, bank komersial, asosiasi bisnis lokal, serta agen periklanan dan
hubungan masyarakat.
6. Properti
Adalah kepemilikan tak berwujud atas property yang
sebenarnya (real estate) atau property finansial (saham dan obligasi).
Penawran Pasar-Produk, Jasa, dan Pengalaman
Nilai dan Kepuasan Pelanggan
Bagaimana konsumen memilih diantara penawaran pasar yang begitu banyak ini ?
Pelanggan membentuk ekspektasi tentang nilai dan kepuasaan yang akan diberikan berbagai penawaran pasar dan membeli berdasarkan ekspektasinya itu. Pelanggan yang puas akan membeli lagi dan memberitahu orang ekkspektasinya itu. Pemasar harus berhati-hati dalam menetapkan tingkat ekspektasi yang tepat. jika mereka menetapkan ekspektasi terlalu rendah, mereka mungkin memuaskan pelanggan yang membeli produk itu tetapi gagal menarik cukup banyak pembeli.
Ruang lingkup Pemasaran
-Produk Ialah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke
pasar untuk memuaskan kebutuhan atau keinginan.
- Jasa Ialah aktivitas atau manfaat yang ditawarkan
untuk dijual, yang pada dasarnya tidak nyata dan tidak berakibat pada
kepemilikan apapun.
- Nilai pelanggan Merupakan selisih antara nilai yang
diperoleh penggan dengan memiliki dan menggunakan suatu produk dengan biaya
yang dikeluarkan untuk memperolehnya.
- kepuasan pelanggan Suatu tingkatan di mana perkiraan kinerja produk sesuai dengan harapan pembeli Manajemen mutu total- program yang dirancang untuk memperbaiki produk, jasa, dan proses pemasaran secara terus menerus.
- Pertukaran Tindakan untuk memperoleh objek yang diharapkan dari seseorang dengan menawarkam sesuatu sebagai pengganti.
- Transaksi Perdagangan antara dua pihak yang
melibatkan penjual dan pembeli
Orientasi Manajemen Pemasaran
“ Kotler menyatakan bahwa apa yang menjadi keinginan
pelanggan lebih penting dibandingkan dengan produk yang saat ini dijual kepada
pelanggan.”
Perusahaan harus berorientasi pada pelanggan dan pasar dalam
segala hal yang mereka lakukan. Tidaklah cukup berorientasi pada produk dan
teknologi saja, masih banyak perusahaan yang mmerancang produk mereka tanpa
masukan dari pelanggan, yang akhirnya diketahui bahwa produk mereka ditolak
dipasar.
Tidaklah
cukup baik hanya dengan meraih pelanggan
baru masih banyak perusahaan yang
melupakan pelanggan setelah penjualan selesai dilakukan, sehingga mereka
kehilangan bisnis mereka dimasa mendatang.
Manajemen pemasaran ingin merancang yang akan membangun hubungan yang menguntungkan dengan konsumen sasaran. Ada lima konsep alternatif yang mendasari langkah-langkah organisasi dalam merencanakan dam melaksanakan strategi pemasaran.
1. Konsep Produksi
yang menyatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dan harganya terjangkau. karena itu, manajemen harus berfokus pada peningkatan efisiensi produksi adn distribusi, konsep ini merupakan salah satu orientasi tertua yang memandu penjual. sebagai contoh , pembuat komputer lenovo mendominasi pasar pc cina yang sangat kompetitif dan sensitif terhadap harga melalui upah buruh yang rendah, efisiensi produksi yang tinggi, dan distribusi massal
2. Konsep Produk
konsep produk menyatakan bhwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan kualitas, kinerja, dan fitur inovatif yang terbaik. berdasarkan konsep ini, setrategi pemasaran berfokus pada perbaikan produk yang berkelanjutan. sebagai contoh beberapa produsen percaya bahwa mereka dapat membuat jebakan tikus yang lebih baik, dunia akan membukakan pintu bagi mereka.tetapi mereka sering terperanjat, para pembeli mungin mencai jebakan tikus yang lebih baik. solusi yang lebih baik contohnya semprotan zat kimia, jasa pemusnahan atau sesuatu yang bekerja lebih baik daripada jebakan tikus.
3. Konsep Penjualan
Banyak perusahaan mengikuti konsep penjualan konsep penjualan yang menyatakan bahwa konsumen tidak akan membeli produk perusahaan kecuali jika produk itu dijual dalam skala penjualan dan usaha promosi yang besar. Konsep ini menitikberatkan penciptaan transaksi penjualan dan bukan pembangunan hubungan pelanggan jangka panjang yang menguntungkan.
4. Konsep Penjualan
konsep penjualan menyatakan bahwa pencapaian tujuan organisasi tergantung pada pengetahuan akan keabutuhan dan keinginan target pasar dan memberikan kepuasan yang diinginkan dengan lebih baik dari pada pesaing. Berdasarkan konsep ini, fokus dan nilai pelanggan adalah jalan menuju penjualan dan keuntungan.
5. Konsep Pemasaran Berwawasan Sosial
Konsep pemasaran berwawasan sosial mempertanyakan apakah kemungkinan konflik antara keinginan jangka pendek konsumen dan kesejahteraan jangka panjang konsumen. konsep pemasaran berwawasan sosial menyatakan bahwa strategi pemasaran harus dapat memberikan nilai bagi pelanggan dalam cara yang mempertahankan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.
Realitas Pemasaran Baru
- Kekeuatan Masyarakat utama
> Teknologi informasi jaringan. Revolusi digital telah menciptakan era informasi. Era informasi menjanjikan tingkat produksi yang lebih akurat, komunikasi yang lebih tepat sasaran dan penetapan harga yang relevan.
· > Globalisasi. Globalisasi
adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi
secara mendunia melalui media cetak maupun elektronik. Kemajuan teknologi
dalam tranportasi, pengiriman barang, dan komunikasi telah mempermudah
perusahaan dalam memasarkan produknya ke negara lain dan juga mempermudah
konsumen untuk membeli produk dan jasa dari pemasar lain.
· > Deregulasi. Deregulasi
adalah kebijakan pemerintah untuk mengurangi atau meniadakan aturan
administrasi yang mengekang kebebasan gerak modal, barang, dan jasa. Banyak
negara yang melakukan deregulasi untuk menciptakan persaingan dan peluang
pertumbuhan yang lebih besar.
· > Privatisasi. Banyak
negara telah mengubah perusahaanperusahaan umum menjadi perusahaan swasta demi
meningkatkan efisiensinya.
· > Persaingan
yang meningkat. Produsen mengalami persaingan yang meningkat dari merek
domestic maupun asing. Akibatnya biaya promosi meningkat dan keuntungan menjadi
kecil.
· > Konvergensi industry. Batas-batas
industry mengabur dengan sangat cepat karena perusahaan-perusahaan menyadari
karena peluang di persingungan dua industri atau lebih.
· > Resistensi
Konsumen. Sikap konsumen merupakan faktor penting yang mempengaruhi
keputusan konsumen yang terkait dengan konsep kepercayaan dan
perilaku.Kepercayaan konsumen adalah pengetahuan konsumen tentang suatu objek,
atributnya, dan manfaatnya. Sikap merupakan ungkapan perasaan konsumen tentang
suatu objek apakah disukai atau tidak, dan sikap juga bisa menggambarkan
kepercayaan konsumen terhadap berbagai atribut dan manfaat dari objek tersebut.


Comments
Post a Comment